Kebijakan Pemerintah Dalam Menangani Pandemi Covid-19

Wabah Covid-19 telah merubah tatanan ekonomi dunia menjadi berbeda, adnaya perubahan tersebut akhirnya banyak juga usaha yang harus berhenti. Selain itu aktivitas perdagangan pun akan semakin melambat dan jalur distribusi logistik juga ikut terganggu. Kondisi itu akhirnya menyerang Indonesia, sementara untuk pemulihan ekonomi dibutuhkan waktu yang sangat panjang.

Saat ini kondisi ekonomi di Indonesia terus mengalami banyak penurunan. Tentunya semua sektor mengalami dan terdampak akan kondisi ini. Tentunya pemerintah pun tidak bisa tinggal diam dengan segala yang ada. Akhirnya presiden JokoWidodo mengeluarkan kebijakan pemerintah demi menangani adanya wabah yang melanda di Indonesia.

5 Kebijakan Pemerintah dalam Stimulus Ekonomi di Tengah Pandemi

Kebijakan Pemerintah Dalam Menangani Pandemi Covid-19

Keberadaan virus Corona ini tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat saja, tetapi juga memporak-porandakan kondisi perekonomian negara baik secara mikro dan makro. Melihat kondisi yang semakin genting ini, sejumlah kebijakan pemerintah termasuk stimulus ekonomi telah dicetuskan oleh pihak pemerintah.

  • Melakukan pembatasan sosial dengan skala besar-besaran

Sebenarnya sebelumnya sudah ada himbauan kepada semua lapisan masyarakat untuk melakukan pengaturan jarak sosial dan fisik. Namun kondisi ini dirasa Presiden Joko Widodo belum dipertegas dan diperluas.

Melihat kondisi ini pihaknya meminta untuk segera melakukan pembatasan sosial berskala besar. Selain itu perlu didukung dengan berbagai kebijakan darurat sipil. Agar semuanya bisa berjalan dengan tertib maka dibutuhkan landasan hukum dalam mengatur hal ini. Sehingga nantinya pemerintah daerah bisa menerapkan semua kebijakan tersebut di daerahnya masing-masing.

  • Memberikan keringanan biaya listrik bulanan

Tentunya sebagai bentuk bantuan kepada semua lapisan masyarakat maka telah ada kebijakan pemerintah berupa menggratiskan beban biaya listrik bagi yang 450 VA untuk 3 bulan. Nah, untuk para pengguna yang menggunakan 900 kwh yang bersubsidi akan diberikan diskon atau potongan sebesar 50% dalam 3 bulan kedepan. Itu artinya meraka hanya akan membayar separuh harga saja.

  • Mengeluarkan larangan untuk mudik

Melihat kondisi pandemi di Indonesia yang sudah terus mengalami peningkatan maka rutinitas mudik tahun ini telah dihilangkan. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus yang semakin banyak. ketika dipaksakan untuk terus mudik maka resiko yang dirasakan juga akan semakin besar. Ketika sudah semakin meluas maka proses penanganan pun akan semakin lebih sulit.

  • Memberikan keringanan kredit

Ada ada banyak kalangan yang mendapatkan kelonggaran kredit kendaraan bermotor dengan durasi 1 tahun. Sehingga para sopir taksi, ojek online, dan para nelayan tidak perlu bingung karena memiliki tanggungan kredit. Tentunya dengan adanya kelonggaran ini diharapkan masyarakat bisa lebih longgar dalam memperbaiki kondisi ekonomi.

Selain itu kebijakan pemerintah juga diberlakukan kepada para sektor pengusaha kecil dan susaha menengah yang sedang melakukan kredit. Untuk mengatasi kondisi pandemi seperti saat ini pemerintah telah memutuskan untuk memberikan keringanan dalam pembayaran cicilan dengan durasi 1 tahun.

  • Penuhi kebutuhan di tengah pandemi pemerintah siapkan dana 405,1 T

Melalui APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2020 pemerintah Indonesia telah menyiapkan anggaran dengan jumlah Rp 405,1 triliun untuk memenuhi beberapa kebutuhan masyarakat di tengah masa pandemi. Tentunya kebijakan-kebijakan ini sudah ditetapkan melalui peraturan pemerintah di masa pandemi.

Tentunya anggaran in lebih diprioritaskan pada bidang kesehatan dalam memberikan perlindungan tenaga kesehatan. Mulai digunakan untuk membeli peralatan APD, membeli berbagai peralatan medis seperti reagen, test kit, ventilator dan masih banyak lainnya.

New Normal Menjadi Pilihan Pemerintah Untuk Pulihkan Kondisi Ekonomi

Segala kebijakan pemerintah sudah dilakukan demi memberikan bantuan kepada semua warga Indonesia. Tentunya semuanya tidak mau kalau harus selalu terpuruk di dasar. Melihat hal ini akhirnya muncul skema new normal atau menerapkan kondisi normal yang baru. Untuk saat ini menerapkan new normal menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional yang sudah terdampak dan semakin terpuruk.

Memang new normal harus segera dijalankan, tentunya dengan demikian semua lapisan masyarakat bisa segera beraktivitas kembali. Terlebih banyak daerah di Indonesia yang serempak untuk menerapkan pembatasan sosial dengan skala besar. Pastinya pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut juga merasakan dampaknya. Tentunya dengan adanya new normal ini setidaknya bisa membuka ruang untuk kembali normal.

Memang adanya penerapan new normal ini tidak bisa langusng memulihkan kondisi ekonomi di Indonesia. Namun setidaknya kondisi ini terus mengalami perkmbangan yang baik sehinggga bisa memperbaiki kondisi ekonomi yang sempat terpuruk.

Dalam hal ini pihak pemerintah telah agar masyarakat masif untuk bersosialisasi di tatanan norma yang baru. Pastinya protokol baru ini telah disiapkan oleh pemerintah agar masyarakat bisa lebih produktif lagi dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan aman akan virus corona.

Tentunya dengan menerapkan sosialisasi secara masif ini diharapkan masyarakan paham apa saja yang perlu diperhatikan ketika mereka beraktivitas di masa new normal. Semua orang harus dan selalu jaga jarak aman, rutin untuk melakukan cuci tangan, menggunakan masker ketika berpergian, dan sebisa mungkin untuk menghindari kerumunan. Tentunya kalay masyarakat mampu menerapkan hal ini bisa membantu menurunkan skala penularan virus corona.

Demikianlah penjelasan mengenai berbagai kebijakan pemerintah yang diharapkan bisa membantu mengurangi beban kehidupan. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda seputar kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk membrantas corona.

Random Posts