Pemerintah Menjamin Ketahanan Pangan dan Peluang Bisnis Rumahan di Tengah Pandemi Covid-19

Krisis pangan saat ini mulai menghantui masyarakat Indonesia terkait dengan adanya dampak pandemi yang belum juga menemukan titik terang. Tentunya pihak pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi hal tersebut. Mulai dari penghematan dan mulai menanam berbagai bahan pangan lokal, dan gerakan untuk membeli hasil tanaman yang dihasilkan oleh petani lokal.

Terdapat info Nasional yang menyebutkan kalau pihak pemerintah telah merencanakan akan membuka lahan persawahan baru di lahan gambut Kalimantan Tengah dengan luas sekitar 900 hektar. Namun wacana ini masih mendapatkan polemik di masyarakat. Mengingat kalau dilakukan bisa merusak ekosistem dan secara ekologis dinilai kontraproduktif.

Krisis kesehatan yang disebabkan oleh virus corona ini dalam sekejab bisa menggerus semua aspek kehidupan. Bahkan hal ini menyebabkan krisis ekonomi dunia dengan melanda sekitar 213 negara di dunia. Kondisi ini pun bisa menyebabkan ekonomi global bisa terus menyusut. Akhibatnya banyak sekali masyarakat yang saat ini sedang menganggur dan banyak juga yang harus merasakan PHK.

Saat ini kondisi keuangan Indonesia semakin melemah. Pasar modal juga mengalami sesak napas. Usaha di bidang jasa dan usaha lainnya juga serentak macet di tengah kondisi pandemi. Kondisi ini akan terus tidak normal sampai vaksin virus bisa ditemukan.

Info Nasional terbaru, banyak orang mulai dilema untuk lebih mengutamakan kesehatan atau lebih memberatkan kondisi ekonomi. Tentu itu semua menjadi pilihan yang santat sulit. Dalam hal ini anda tidak bisa membiarkan begitu saja karena kehidupan terus berlanjut. Kondisi ini nantinya akan menciptakan keseimbangan baru dalam mengubah tatanan ekonomi.

Pentingnya Ketahanan Pangan Agar Keluar dari Krisis Pandemi

Pemerintah Menjamin Ketahanan Pangan dan Peluang Bisnis Rumahan di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam menuju tatanan baru, bagaimana kondisi Ekonomi di Tanah Air? Saat ini Indonesia bersama negara lainnya seperti Filipina, India, Tiongkok akan sepakat akan melakukan recovery ekonomi. Jadi Indonesia akan lebih fokus pada permintaan dalam negeri. Jadi memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menyediakan bahan pangan menjadi prioritas utama. Mengingat hal inilah yang nantinya bisa membuat Indonesia bisa segera keluar dari masa krisis pandemi.

Mengapa harus mendahulukan ketahanan pangan? Penasaran? Silahkan simak penjelasan berikut ini :

  1. FAO telah memberi peringatan akan adanya ancaman krisis pangan di seluruh dunia. Merespon berita tersebut saat ini sudah banyak negara yang mulai menerapkan pembatasan ekspor pangan dan lebih mementingkan kebutuhan utama dalam negeri.
  2. Info Nasional selanjutnya menjelaskan bahwa ketahanan pangan menjadi strategi untuk keluar dari krisis pandemi.
  3. Salah satu negara yang kehidupannya sejahtera adalah mereka yang bisa memenuhi pangan utamanya. Dalam hal ini tugas pemerintah pusat untuk mengatur kebijakan nasional pada sektor pertanian dan ketahanan pangan. Kemudian juga mengatur tentang fasilitas dan alokasi biaya. Kalau untuk pemerintah daerah memiliki tugas untuk menerapkan kebijakan dan prioritas pembangunan. Dalam UU Nomor 32 menyatakan kalau ketahanan pangan menjadi urusan wajib yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Jadi hal in menunjukkan kalau parameter ekonomi suatu negara adalah ketahanan pangan.

Hal ini pun telah dilakukan oleh pemerintah pada sektir pertanian untuk melakukan berbagai strategi. Mulai dari melakukan percepatan penanaman, meluaskan area untuk tanam baru, dan paling penting adalah menguatkan cadangan pangan. Selain itu didukung dengn pengembangan potensi lokal. Pengembangan lokal ini seperti jagung, sagu, ubi kayu, pisang, kentang dan lainnya. selain itu pengembangan dibidang perternakan juga perlu dilakukan mulai dari tenrak kambing, ayam, dan sapi.

Usaha Ketahanan Pangan Menjadi Peluang Bisnis Rumahan

Melihat kondisi yang ada, info Nasional menyebutkan kalau usaha ketahanan pangan nantinya bisa menjadi peluang usaha dan menjadi solusi cerah di masa pandemi. Mengapa bisa menjadi peluang bisnis?

  1. Potensi sumber pangan di Indonesia terbilang sangat banyak mulai ada 77 jenis sumber untuk karbohidrat, 389 jenis buah, 26 jenis kacang, 228 jenis sayuran, dan tedapat 110 jenis rempah-rempah dan bumbu. Tidak hanya itu saja di Indonesia juga melimpah ejnis tanaman obat dan 40 bahan minuman. Terlebih masih banyak sumber daya laut yang sangat melimpah. Dimana ada bisa mendapatkan berbagai jenis ikan, cumi-cumi, dan udang.
  2. Walau dalam kondisi diam di rumah, bukan berarti produksi rumahan ikut melemabh. Justru saat in banyak sekali bisnis rumahan yang semakin produktif dengan penghasilan yang menjanjikan.
  3. Saat ini tercipta banyak peluang yang bisa dikerjakan di rumah, sehingga kebutuhan sehari-hari masih tetap terpenuhi. Bisnis yang bisa di jalankan mulai dari bsinis tanaman, obat-obatan dan bahan pangan organik. Selain itu masih ada bisnis daging, bisnis kuliner dan lainnya.
  4. Bisnis rumahan bisa dikerjakan oleh siapa saja termasuk yang masih awam dalam dunia bisnis. Satu hal kuncinya adalah tidak membutuhkan dana yang cukup besar.
  5. Dengan adanya ketahanan pangan bisa menghasilkan produksi barang yang bisa dikonsumsi setiap hari. Nah, untuk proses pemasarannya pun kini bisa dilakukan secara online. Selian itu anda bisa membuka toko online sendiri dengan menerapkan sistem dropshipper, reseller,dan menjadi distributor.

Tentunya dengan adanya peluang ekonomi ini diharapkan bisa mengangkat krisis ekonomi yang sedang melanda di tengah pandemi. Semoga dengan adanya info Nasional ini bisa membantu menemukan ide untuk bertahan hidup di kondisi pandemi.

Random Posts