Peristiwa Politik Indonesia Soal Pilkada dan Skenario Akhir dari Corona

Pergelaran Pilkada akan diselenggarakan serantak pada bulan Desember tahun 2020. Tito Karnavian sebagai menteri dalam negeri atau Mendagri sudah memberikan beberapa pernyataan tentang situasi politik terkini tentang Pilkada di masa pandemi. Arahan daro Tito Karnavian ini langsung berhadapan dengan pihak politikus PDIP Maruarar Siriat, Bupati Tulang Bawang Winarti, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Pada kesempatan tersebut bapak Tito Karnavian menjelaskan bahwa harus ada kebiasaan baru dalam mendukung proses berlangsungnya Pilkada. Beliau berharap kalau pergelaran Pilkada tahun 2020 ini bisa menjadi momentum untuk menekan penyebaran virus Corona. Selain itu Bapak Tito juga mengkritik ada kepala daerah yang belum serius dalam menghadapi wabah corona.

Arahan Menteri Dalam Negeri Tentang Pilkada tahun 2020 di Masa Pandemi

Peristiwa Politik Indonesia Soal Pilkada dan Skenario Akhir dari Corona
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas tentang hilirisasi industri produk-produk unggulan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Presiden Joko Widodo menyatakan industri nasional telah mampu membuat produk-produk dengan teknologi unggulan dan meminta dapat terus dikembangkan dengan pendanaan riset yang memadai dari BUMN serta swasta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Demi untuk mendukung kelancaran Pilkada tahun ini, pihaknya akan memberikan sanksi berat ketika ada praktik kecurangan dengan memanfaatkan bantuan sosial covid19. Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa arahan yang dijelaskan oleh Mendagri mengenai Pilkada 2020.

  • Menegur pihak kepala daerah yang menyalahgunakan Bantuan Sosial

Pihak Mandagri akan menegur pihak kepala daerah yang melakukan kecurangan pada pagelaran Pilkada dengan memanfaatkan bantuan sosial. Mengingat praktek kecurangn ini sangat terbuka lebar untuk terjadi, sehingga hal ini perlu diperhatikan dengan diberikan sanksi bagi mereka yang melanggarnya.

Hal ini mengacu pada UU nomor 23 2014 yang isinya tentang memberikan sanksi bagi mereka yang melakukan pelanggaran mulai dari teguran hingga sanksi keras. Untuk itu Mendegri sudah mengedarkan surat edaran kepada para kepala daerah untuk tidak menggunakan dana bansos untuk pilkada.

  • Pengendalian protokok kesehatan cukup sulit

Mendegri mengungkapkan kalau kepatuhan akan protokol kesehatan, masyarakat Indonesia dinilai masih sangat sulit sehingga dibutuhkan pengendalian kontrol. Pengendalian ini memang sangat bergantung pada sistem politik yang ada di sebuah negara. Kalau membahas mengenai cara agar orang tidak saling menulari maka kita harus membahas tentang pengendalian kontrol.

Kalau kita akan membahas tentang sosial kontrol maka itu semua tergantung oleh sistem budaya dan politik. Terlebih saat ini di Indonesia berlaku sistem demokrasi sehingga untuk mengendalikan masyarakatnya cukup sulit. Mengingat pemegang kedaulatan tertinggi adalah rakyatnya. Kemudian pemerinta sendiri merupakan pemegang mandat hasil pemilihan masyarakat. Pengendalian sistem demokrasi akan lebih mudah bagi mereka yang sudah kelas menengah karena mereka sudah sadar diri akan kondisi yang ada.

  • Proses Pilkada ketika New Normal pada sisi Politik

Situasi politik terkini dalam menghadapi proses Pilkada tahun ini maka dibutuhkan kebiasaan baru. Ketika ada perlakukan baru atau new normal dalam berbagai sektor kehidupan, maka dalam bidang politik juga terjadi hal yang sama. Bapak Tito juga menyebutkan kalau ada beberapa negara yang sudah berhasil dan sukses dalam melakukan Pilkada walau ditengah masa pandemi. Tentunya kondisi ini bisa memberikan contoh dan motivasi untuk Indonesia dalam melaksanakan Pildaka.

Sehingga Mendegri mengungkapkan kalau situasi politik terkini mengenai Pilkada 2020 bisa menjadi momentum untuk mengurangi penyebaran positif Corona. Tentunya di masa pendemi seperti saat ini diharapkan Indonesia mampu menemukan pemimpin yang baru dengan memiliki jiwa yang tangguh dan pantang menyerah. Mengingat seorang pemimpin yang hebat itu memang sering lahir pada masa krisis seperti tahun ini.

Caranya kita bisa gabungkan antara persoalan pandemi dengan politik. Jangan sampai persoalan ini terpisah sebagai agenda politik semata dan protokol kesehatan hanya sebagai pengaman saja.

Skenario Akhir dari Pandemi yang Melemahdengan Sendirinya

Saat ini keberadaan pandemi virus Corona saat ini sudah semkain melemah dengan sendirinya. Pandemi ini akan selesai ketika sudah ditemukan vaksin virus, adanya kekebalan tubuh secara alami. Namun untuk mengikuti skenario kedua ini maka akan memakan banyak korban.

Hal ini terjadi karena setiap manusia ini memiliki tingkat kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Ada seseorang yang memiliki tingkat kekebalan tubuh yang kuat dan ada yang lebah. Bagi yang memiliki tingkat daya tahan tubuh yang kuat mereka bisa bertahan. Sementara bagi mereka yang sistem kekebalan tubuhnya lemah bisa gampang sakit dan dampak burukya bisa sampai meninggal.

Selain itu ada skenario ketiga yaitu virus corona sendirinya akan melemah. Tentu kita percaya kalau virus ini memang datangnya dari Tuhan maka Tuhanlah yang akan menyelesaikannya. Hal ini pernah terjadi pada kasus flu influenza, dimana yang terjadi adalah kombinasi antara herd immunitu sehingga menimbulkan banyak korban dan akhirnya virus tersebut melemah dengan sendirinya.

Situasi politik terkini diprediksi kalau virus ini belum selesai dan tuntas di tahun 2021. Mengingat vaksin yang sudah ditemukan oleh China ini masih baru selesai uji klinik pada bulan Desember. Tentunya semua orang berharap kalau pandemi ini bisa segera berakhir dan semuanya bisa kembali normal.

Ketika semua vaksin secara efektif dan bisa memunculkan kekebalan tubuh yang bisa mematikan virus, maka vaksin tersebut baru diproduksi secara massal. Sehingga diharapkan bisa uji vaksin tersebut bisa berhasil di bulan Desember.

Demikianlah penjelasan mengenai situasi politik terkini tentang Pilkada dan skenario akhir dari masa pandemi di Indonesia. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda akan perkembangan politik yang ada di Indonesia.

Random Posts